Lirik Lagu Kemarin - Seventeen diambil dari kisah nyata



Lagu Lagu Kemarin yang diyanyikan band Seventeen menjadi viral setelah bencana tsunami Banten menewaskan tiga personel grup band Seventeen. Lagu ini dianggap menjadi firasat atas musibah yang menimpa personel grup band Seventeen tersebut.

Lagu judul kemarin ini kabarnya diambil dari kisah nyata pencipta lagu ini yaitu sang gitaris Herman Sikumbang. Lagu Seventeen berjudul 'Kemarin' diciptakan oleh Herman Sikumbang  yang juga menjadi gitaris band Seventeen. Lagu ini dirilis pada 21 Desember 2016.

Kisah di lagu ini diambil dari kisah nyata Herman Sikumbang. Herman berusaha menceritakan kepedihannya saat ditinggalkan seseorang yang dikasihinya. "Lagu 'Kemarin' adalah curahan hati waktu aku harus tiba-tiba kehilangan seseorang yang cukup berarti. Sedih, bingung, kaget, campur aduk. Gimanapun semua kebersamaan itu nggak bisa terjadi lagi," ujar Herman. Seperti tertulis dalam keterangan di Youtube video SEVENTEEN - KEMARIN [Official Music Video].Lagu "Kemarin" ini diupload di youtube pada 21 Desember 2016 oleh GP records. Lagu 'Kemarin' adalah single keempat dari album 'Pantang Mundur' (2016).

Lagu Kemarin ini dinyanyikan oleh band Seventeen yang beranggotakan Herman Sikumbang (gitaris), Riefian Fajarsyah/Ifan (vokal), M Awal Purbani (bass) dan Windu Andi Darmawan (drum).






Lirik Lagu Kemarin - Seventeen

Kemarin engkau Masih ada disini..
Bersamaku Menikmati rasa ini..
Berharap semua Takkan pernah berakhir..
Bersamamu.. Bersamamu...

Kemarin Dunia terlihat sangat indah..
Dan denganmu Merasakan ini semua..
Melewati hitam Putih hidup ini..
Bersamamu.. Bersamamu...

Kini... Sendiri disini..
Mencarimu.. Tak tahu dimana..
Semoga tenang.. Kau disana..
Selamanya.... .

Aku.. Selalu mengingatmu..
Doakanmu Setiap malamku..
Semoga tenang.. Kau disana..
Selamanya.... .

....
....
....
 ...
OOO ...

Kini Sendiri disini..
Mencarimu Tak tahu dimana..
Semoga tenang.. Kau disana..
Selamanya.... .

Aku.. selalu mengingatmu..
Doakan mu.. Setiap malamku..
Semoga tenang.. Kau disana..
Selamanya ... ..
Ooo...
...
,,,
(Lagu Kemarin - Seventeen)

Video klip lagu ini bisa dilihat di link Youtube: https://www.youtube.com/watch?v=RGLPm-hHCnM

Lagu ini membuat sedih siapapun yang mendengarnya apalagi setelah musibah tsunami selat sunda. Grup band Seventeen turut menjadi korban saat tsunami mengenai Pantai Anyer, Serang, Banten pada Sabtu 22 Desember 2018 malam. Saat itu Seventeen sedang mengisi acara gathering PLN di Tanjung Lesung Beach Resort, Banten.  Tiga personel Seventeen, Herman Sikumbang sang gitaris, M Awal Purbani pemain bass, dan drumer Seventeen, Windu Andi Darmawan menjadi korban tewas akibat bencana tsunami tersebut. Hanya Ifan, sang vokalis yang berhasil selamat dari bencana tersebut.

Selain itu manajer dan keluarga Grup band Seventeen juga turut menjadi korban. Road manager grup musik Seventeen, Oki Wijaya menjadi korban meninggal dunia. Istri Riefian Fajarsyah, Dylan Sahara juga turut menjadi korban.  

Sementara itu Aa Jimmy yang turut menjadi MC dalam acara Gathering PLN  itu juga menjadi korban.  Banyak warga yang menjadi korban setelah bencana tsunami yang menimpa Banten dan Lampung ini. Kabarnya korban tewas  mencapai angka lebih dari 400 orang. Ini tentu menjadi kabar duka yang mendalam bagi rakyat Indonesia.

Kami dari Lintas.info Turut berduka cita sedalam-dalamnya atas bencana alam tsunami di Banten dan Lampung. Semoga amal Ibadah mereka yang wafat di terima Allah SWT.

0 Response to "Lirik Lagu Kemarin - Seventeen diambil dari kisah nyata "

Post a Comment