Siaran Piala Dunia 2018 Trans TV dan Trans 7 diacak di parabola dan TV berbayar



Siaran langsung Piala Dunia 2018 bisa disaksikan secara gratis di Trans TV dan Trans 7 namun hanya bisa melalui antena UHF. Untuk yang menyaksikan Trans TV atau Trans 7 lewat parabola tidak bisa menyaksikan siaran langsung Piala Dunia 2018 di saluran tersebut karena akan diacak.  Begitu juga untuk saluran digital DVB-T2 Trans TV dan Trans 7 akan diacak.




Penonton di Indonesia bisa menikmati siaran pertandingan Piala Dunia 2018 melalui TV Nasional TRANSTV dan TRANS7 mulai 14 Juni 2018 dengan menggunakan antena UHF atau melalui parabola lewat TV berlangganan Transvision. Jika ingin menikmati piala dunia di Transvision, dapat dengan berlangganan Paket Diamond Vaganza 12 Bln (Rp.2.300.000) & Paket Platinum Vaganza 12 Bln (Rp.1.800.000).. Piala dunia di Transvision tersedia di channel khusus yaitu world cup chanel. TRANS TV, TRANS7, dan TRANSVISION adalah official broadcaster Piala Dunia 2018 untuk wilayah Indonesia.


Baca juga: Jadwal siaran langsung Piala Dunia 2018 di Trans TV dan Trans 7

Selain Transvision,  Tv berbayar lainnya yang bisa menonton Piala Dunia adalah  K-Vision, dan Indihome/UseeTV.
Untuk menonton Piala Dunia di K-Vision bisa dengan membeli paket PD gembira dengan harga 500 ribu rupiah, penonton bisa menyaksikan 64 pertandingan Piala Dunia format HD di World Cup Channel 1 & 2 di K-Vision.
Untuk pelanggan Indihome bisa berlangganan Minipack Piala Dunia melalui Indihome/ layar UseeTV. Biayanya sekitar 150 ribu untuk full pertandingan Piala Dunia 2018 sampai 31 Juli 2018. Ada juga paket reguler yang biayanya sekitar 90 ribu per bulan.

TV berbayar lainya seperti MNC vision (indovision), Orange TV dan First media tidak menyiarkan siaran langsung Piala Dunia 2018. Saluran Trans TV dan Trans 7 yang ada di tv berbayar itu juga diacak ketika menyiarkan piala dunia 2018.

0 Response to "Siaran Piala Dunia 2018 Trans TV dan Trans 7 diacak di parabola dan TV berbayar "

Post a Comment