Yosua gagal Jadi Ninja Warrior pertama di Indonesia yang berhasil capai puncak Midoriyama



Episode terakhir Sasuke Ninja Warrior Indonesia 2017 yang tayang di RCTI Sabtu , 30 September 2017 pukul 16.25 WIB menayangkan Semifinal Stage 2 dan lanjut ke babak akhir Final Stage. Sasuke Ninja Warrior Indonesia 2017 yang dipandu oleh host Sere Kalina Florencia dan Fadi Iskandar ini termasuk acara tv yang disukai penonton Indonesia di akhir pekan.




Pada Semifinal Stage 2 pejuang harus melewati rintangan/obstacle yaitu the pinang, jumping spider,Monkey peg,  floating boards, salmon ladder, triple swing, rope. Semua rintangan itu harus dilewati dan dibatasi waktu hanya 5 menit saja. Banyak peserta yang gagal lolos di babak ini termasuk peserta favorit penonton yaitu Putra Waluya yang gagal di jumping spider. Putra Waluya ini sebelumnya juga termasuk peserta yang pernah merasakan Midoriyama di season 1.

Sebelumnya pada akhir pekan lalu baru Angga Cahya yang lolos ke babak final. Kemudian barulah pada pekan ini ada peserta yang menyusul Angga Cahya lolos ke babak final yaitu Yosua (Iyos) dan Tri Mardiyanto (Thole). Jadi hanya 3 orang saja dari 27 pejuang di babak semifinal yang lolos.

Tri Mardyanto atlet climbing 21 tahun asal yogja


Yosua Laskaman 22 tahun driver online asal Sumatra Utara


Angga Cahya atlet climbing 24 tahun


Pejuang-pejuang ini harus kembali berjuang di babak final stage.

Berikut nama-nama obstacle di babak final stage Sasuke Ninja Warrior Indonesia 2017 :
Globe Grasper : peserta harus memegang obstacle yang berbentuk seperti lampu ini naik dan turun.

Tick Tock : peserta harus swing di bar yang ada lalu lompat dan memeluk pendulum dan lompat lagi ke landasan.

Pole Grasper: Peserta harus melewati tiang-tiang pole yang tertanam hingga bawah.

Swinging Frames : Peserta harus menyebrang  Swinging Frames  jungkat jungkit dari Frames 1 ke frames lain menggunakan tangan.

Ultimate Cliffhanger : Obstacle ini menguji kekuatan jari dan otot para ninja. Mereka harus memakai tenaganya memegang cliffhanger yang Ketebalan Cliffhanger di SNWI 2017 ini hanya 3 cm atau setara 2 ruas jari orang dewasa.


Flying Bar : Obstacle terakhir di Final Stage. Para Ninja berusaha untuk memindahkan bar ke empat rung yang ada di depan dengan presisi.


DI Final Stage tidak ada batasan waktu yang penting Finish.

Peserta yang lolos dari babak final stage adalah Yosua  sementara itu Tri Mardyanto gagal di rintangan Tick Tock dan Angga Cahya gagal di flying bar. Hasil ini membuat hanya Yosua Laskaman asal Sumatra Utara yang berhasil di babak final stage.



Selanjutnya setelah final stage para peserta langsung melanjutkan ke Midoriyama. Yosua satu-satunya peserta yang berhak mencoba puncak Midoriyama di  Ninja Warrior Indonesia season 2. Yosua berhasil total melewati 25 obstacle yang ada di semua stage dan menyisihkan ratusan peserta.

Pada Ninja Warrior Indonesia season 2, Total ketinggian Midoriyama Indonesia yaitu 25 meter dengan rincian obstacle 12,5 meter Spider Climb dan 12,5 meter Rope Climb. Berbeda pada season 1 lalu yang hanya 24 meter saja. Peserta harus mampu menyelesaikan dalam waktu 30 detik dan siapa yang berhasil memencet tombol finish akan mendapatkan hadiah 500 Juta Rupiah. Sayangnya Yosua gagal melewati babak Midoriyama ini. Hanya tinggal sedikit lagi Yosua memencet tombol sayangnya waktu telah habis sebelum Yosua mencapai puncak.



Pada Ninja Warrior Indonesia sampai season 2 ini masih belum ada Ninja Warrior Indonesia yang berhasil mencapai puncak Midoriyama.

0 Response to "Yosua gagal Jadi Ninja Warrior pertama di Indonesia yang berhasil capai puncak Midoriyama"

Post a Comment